Tim PKM-PM Bio-Litera UNIMA Lakukan Kunjungan ke SMP Negeri 3 Tondano

Tondano – Tim Bio-Litera Universitas Negeri Manado (UNIMA), penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Masyarakat dari Belmawa Kemdiktisaintek, melakukan kunjungan ke sekolah mitra SMP Negeri 3 Tondano. Program yang diusung tim ini berjudul “Implementasi Prototipe Bio-Baterai Ampas Kopi dalam Upaya Mendukung Program Literasi Sains Siswa.”

Tim Bio-Litera diketuai oleh Igreya M. Kumendong dengan anggota Daud A. Lendo (Teknik Informatika), Greity S. Lumempow (Pendidikan Fisika), dan Ferry M. Soilo (Pendidikan Fisika), serta dibimbing oleh dosen pendamping Ishak Pawarangan, S.Pd., M.Sc. dari Program Studi Fisika FMIPAK UNIMA.

Dalam kunjungan ini, tim Bio-Litera berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai pelaksanaan program, ruang lingkup kegiatan, serta strategi penerapan prototipe bio-baterai ampas kopi untuk mendukung literasi sains siswa. Pertemuan ini masih pada tahap koordinasi sehingga belum melibatkan siswa maupun penerapan ipteks secara langsung.

Kepala SMP Negeri 3 Tondano, Anneke Tampinongkol, S.Pd, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan tim mahasiswa, karena program ini dinilai mampu memberikan warna baru dalam pembelajaran sains. Fokus literasi sains melalui inovasi energi alternatif ramah lingkungan akan membantu siswa mengaitkan teori dengan kehidupan nyata, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pemanfaatan limbah organik.

Ke depan, tim Bio-Litera akan melanjutkan kegiatan ke tahap penerapan prototipe bio-baterai berbahan ampas kopi dalam pembelajaran, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan solutif sesuai dengan semangat Kampus Berdampak dan pencapaian Sustainable Development Goals(SDGs).

Hari Pertama PKKMB Unima 2025: Mahasiswa Baru FMIPAK Dibekali Wawasan Akademik, Etika, dan Bela Negara

Tondano, 13 Agustus 2025 – Mahasiswa baru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Keolahragaan (FMIPAK) Universitas Negeri Manado mengikuti hari pertama kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Auditorium Walanda Maramis, Tondano.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nova L. I. M. Ogi, M.Si., Ketua PKKMB Universitas sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPAK, menyampaikan sambutan dan arahan kepada seluruh mahasiswa baru. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa PKKMB adalah langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia kampus secara lebih mendalam, baik dari sisi akademik, etika, maupun pengembangan karakter.

“PKKMB bukan hanya sekadar pengenalan, melainkan pembentukan dasar agar mahasiswa siap menghadapi tantangan kuliah. Saya berharap kalian mampu menjadi insan yang unggul, berkarakter, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan selamat mengikuti rangkaian PKKMB Unima 2025"
Dr. Nova L. I. M. Ogi, M.Si.
Ketua PKKMB Unima 2025/ WD Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPAK

Selanjutnya, sebagai bagian dari rangkaian resmi PKKMB tingkat universitas, mahasiswa baru FMIPAK bersama ribuan mahasiswa baru dari fakultas lainnya mendapat pembekalan materi dari para narasumber yang menghadirkan wawasan akademik, etika, serta nilai-nilai kebangsaan.

Materi pertama dibawakan oleh Prof. Dr. Mister Gideon Maru, M.Hum, Wakil Rektor Bidang Akademik, yang menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa baru terhadap sistem pendidikan dan tata penyelenggaraan akademik di Unima.

Selanjutnya, Ibu Lenny Leorina Evinita, BSc., MA., MBA., Ph.D, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, menyampaikan materi mengenai Pengenalan Nilai Budaya dan Etika serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi. Beliau mengingatkan mahasiswa baru untuk selalu menjaga nilai-nilai luhur dan menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bermartabat.

Materi kedua menghadirkan Dr. Herwyn J. H. Malonda, M.Pd., M.H, yang menekankan pentingnya pemahaman tentang Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Jati Diri Bangsa bagi generasi muda.

Hari pertama PKKMB ditutup dengan materi Pembinaan Kesadaran Bela Negara oleh Dr. Marthen Tandi, S.H., M.H, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa bela negara adalah tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk mahasiswa.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian materi, mahasiswa baru FMIPAK diharapkan tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta kesadaran kebangsaan yang kuat dalam menempuh studi di Universitas Negeri Manado.