Lewat PkM Pendanaan DPPM 2025, Tim Dosen FMIPAK Unima Terapkan Inovasi Irigasi Tetes untuk Pemberdayaan Petani Tondano

Tondano, 3 Agustus 2025 — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan penerapan teknologi tepat guna di sektor pertanian, tim dosen Jurusan Fisika Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI Tahun 2025.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Tani Pa Wali Walian melalui Implementasi Sistem Irigasi Tetes Berbasis Konsep Fluida dalam Mendukung Ketahanan Pangan” ini dilaksanakan pada 1–2 Agustus 2025 di Kelurahan Kampung Jawa, Tondano, dengan mengusung pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan langsung petani sebagai mitra utama.

Tim pengusul terdiri dari Dr. Jeane Cornelda Rende, M.Si. selaku Ketua Tim, serta anggota Dra. Theresje Mandang, M.Si, dan Kamaruddin, S.Si., M.Si. beserta mahasiswa yang dilibatkan, yang semuanya merupakan dosen dan mahasiswa Jurusan Fisika FMIPAK Unima. Dalam kegiatan ini, tim memperkenalkan sistem irigasi tetes berbasis gravitasi dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media distribusi air. Teknologi ini merupakan aplikasi dari konsep dasar fluida dalam fisika, yang memungkinkan air mengalir perlahan dan efisien langsung ke akar tanaman.

Selain memberikan pelatihan teoritis, tim juga memfasilitasi praktik langsung pemasangan sistem irigasi di lahan petani mitra. Para petani menunjukkan antusiasme tinggi, mulai dari proses perakitan hingga uji coba sistem di lapangan. Dengan metode sederhana namun efektif ini, petani dapat menghemat air, mengurangi tenaga kerja, dan tetap menjaga produktivitas tanaman meskipun di tengah musim kering.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi FMIPAK Unima dalam menyinergikan keilmuan, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, program ini dapat direplikasi di wilayah lain serta menjadi bagian dari solusi strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di sektor pertanian.
Artikel tentang kegiatan ini juga telah dimuat pada:

Facebook
WhatsApp
Telegram
X
LinkedIn
Email

Pengabdian kepada Masyarakat FMIPAK Unima: Memperkenalkan Digitalisasi Ujian Berbasis Gamifikasi di SMP Negeri 6 Tondano

Pada 31 Juli 2025, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Dr. (C) Hansje Tommy Wuwungan, S.Pd., M.M., resmi membuka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Digitalisasi Ujian Sekolah Berbasis Gamifikasi sebagai Implementasi Deep Learning untuk Meningkatkan Efektivitas Evaluasi Pembelajaran”, bertempat di SMP Negeri 6 Tondano. Dalam sambutannya, Dr. Wuwungan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inovasi ini. Ia menyoroti pentingnya integrasi gamifikasi dan teknologi deep learning sebagai metode evaluasi pembelajaran masa depan yang adaptif, interaktif, dan relevan dengan semangat transformasi digital pendidikan.

Program pengabdian ini berlangsung selama lima hari, dengan fokus meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk evaluasi pembelajaran yang menarik dan efektif. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema pemberdayaan komunitas yang didanai melalui Hibah DPPM Kemendiktisaintek Tahun 2025, diselenggarakan oleh TIM PKM FMIPAK Universitas Negeri Manado Peta Sulut.

Ketua tim pelaksana, Meidy Atina Kuron, M.Pd., menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru melalui pendekatan inovatif dan aplikatif yang menjembatani tantangan pendidikan era digital. Ia berharap, kegiatan ini menjadi langkah strategis menuju metode evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik generasi pembelajar saat ini. Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Alex F. Wantania, S.Pd., M.Pd., yang juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan profesionalisme guru. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara FMIPAK UNIMA dan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui inovasi dalam evaluasi pembelajaran berbasis digital. Berita ini juga telah terbit pada portal Peta Sulut.

Facebook
WhatsApp
Telegram
X
LinkedIn
Email

UNIMA Canangkan Desa Kampung Ambong sebagai Desa Binaan FMIPAK

Likupang, 17 Juli 2025 – Universitas Negeri Manado (Unima) melalui Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) resmi mencanangkan Desa Kampung Ambong, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara sebagai desa binaan FMIPAK UNIMA. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Negeri Manado, Dr. Joseph Philip Kambey, S.E.Ak., MBA yang dalam sambutannya menegaskan komitmen UNIMA untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan desa berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam kegiatan yang berlangsung di area pesisir Kampung Ambong ini, FMIPAK UNIMA menggelar sejumlah program pengabdian kepada masyarakat yang bersifat interdisipliner, melibatkan dosen, mahasiswa, serta mitra eksternal dari berbagai lembaga. Adapun program-program yang dilaksanakan meliputi:

  • Pelatihan pengolahan ikan
  • Kegiatan bersih-bersih pantai
  • Pengolahan sampah menjadi ecobrick
  • Donor darah yang bekerja sama dengan PMI
  • Pemeriksaan kesehatan gratis melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Minahasa Utara
  • Pelatihan pembuatan website desa untuk menunjang program koperasi merah putih
  • Budidaya cabai unggul sebagai bagian dari ketahanan pangan lokal
  • Demonstrasi dan fasilitasi pendidikan anak berbasis digital learning
  • Pengembangan nutraceutical berbahan baku madu dari lebah endemik Sulawesi
  • Pengembangan nutraceutical dari teripang laut

Rektor Unima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif FMIPAK dalam memberdayakan masyarakat pesisir dan memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. “Kegiatan ini bukan hanya bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga kontribusi nyata Unima dalam pembangunan berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Dekan FMIPAK Unima, Prof. Dr. Yermia Semuel Mokosuli, S.Si., M.Si, juga menambahkan bahwa pencanangan desa binaan ini akan menjadi program berkelanjutan yang mengintegrasikan penelitian, pengabdian, dan pembelajaran mahasiswa di lapangan. “Kami berharap, Kampung Ambong akan menjadi model desa mitra universitas yang mandiri dan inovatif, dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat yang turut serta dalam berbagai aktivitas yang diselenggarakan. Dengan semangat kolaboratif, FMIPAK UNIMA berkomitmen untuk terus memperluas jejaring desa binaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Utara.

PENGUMUMAN: Informasi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen

FMIPAK Unima akan menggelar Rapat Senat Fakultas pada Agustus 2025 dengan agenda utama: Pertimbangan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen. Ini merupakan momen penting bagi para dosen di lingkungan FMIPAK yang ingin mengembangkan karier akademiknya ke jenjang yang lebih tinggi, baik sebagai Lektor, Lektor Kepala, maupun Profesor.

Sebagai tindak lanjut, seluruh dosen yang berencana mengajukan usulan kenaikan jabatan fungsional diminta untuk segera menyiapkan dan menyerahkan berkas lengkap ke bagian kepegawaian fakultas. Kelengkapan dan ketepatan berkas menjadi kunci untuk proses verifikasi dan penilaian oleh senat. Berkas usulan harus mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 63/M/KEP/2025.

Facebook
WhatsApp
Telegram
X
LinkedIn
Email

Inisiasi Sekolah dan Desa Binaan FMIPAK Unima dalam Rangka Program Prioritas Kemdiktisaintek: “Kampus Berdampak”

Sebagai bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Kampus Berdampak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Ilmu Pengetahuan (Kemdiktisaintek), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Kependidikan (FMIPAK) Universitas Negeri Manado memulai langkah konkret melalui inisiatif Sekolah dan Desa Binaan di wilayah pesisir Likupang, Sulawesi Utara.

Program ini dilaksanakan di dua lokasi utama: SMA Negeri 1 Likupang dan Desa Kampung Ambong, yang keduanya berada dalam kawasan strategis berdasarkan pemetaan nasional oleh Bappenas. Wilayah pesisir Minahasa Utara, termasuk Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan beberapa daerah kepulauan, ditetapkan sebagai daerah prioritas pembangunan nasional karena berbagai indikator kerentanan—antara lain: kerawanan bencana, kemiskinan ekstrem, serta kesenjangan akses pendidikan dan teknologi.

Melalui program ini, FMIPAK Unima berkomitmen untuk menghadirkan perubahan nyata dan berkelanjutan dengan pendekatan berbasis edukasi, penguatan kapasitas sumber daya lokal, dan integrasi ilmu pengetahuan serta teknologi. Kegiatan ini mencakup pendampingan sekolah dalam inovasi pembelajaran, pelatihan guru, serta pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal.

Inisiasi Sekolah dan Desa Binaan ini merupakan wujud sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai agen transformasi sosial dan ilmiah di wilayah tertinggal dan rentan.

Facebook
WhatsApp
Telegram
X
LinkedIn
Email

Pendampingan Penyusunan Proposal Kosabangsa Unima Bersama Kampus Tim Pelaksana

Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado (Unima) wujudkan komitmen melalui kolaborasi membangun negeri. Menyongsong penerimaan proposal program KOSABANGSA, Unima adakan pendampingan dengan beberapa perguruan tinggi di Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 24 Mei  2025 di Salah Satu Rumah Makan Manado. “Kosabangsa” adalah singkatan dari “Kolaborasi Sosial Membangun Bangsa“. Ini adalah sebuah program dari Ditjen Diktiristek yang bertujuan untuk menjembatani kolaborasi antar perguruan tinggi dan pihak terkait untuk mengembangkan dan menerapkan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) guna memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di daerah tertinggal, kemiskinan ekstrem, dan daerah rawan bencana. Kegiatan ini melibatkan tim kolaborasi dari:
– Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT),
– Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU),
– Universitas Katolik De La Salle Manado (UNIKA De La Salle), dan
– Universitas Muhammadiyah Manado

Prof.Dr. Revolson Alexius Mege, MS, menjadi Narasumber kunci dalam kegiatan ini yang juga merupakan Dosen Jurusan Biologi FMIPAK Unima. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan FMIPAK Unima, Prof. Dr. Yermia Semuel Mokosuli, S.Si., M.Si. sebagai bentuk dukungannya dalam mendorong terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam menerapkan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni) untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.

Facebook
WhatsApp
Telegram
X
LinkedIn
Email

FMIPAK Unima Jalin Kerja Sama dengan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Manado

Tondano, 18 Maret 2025 – Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Manado. Kerja sama ini melibatkan seluruh jurusan di lingkungan FMIPAK, yaitu Biologi, Kimia, Fisika, dan Pendidikan IPA.

Penandatanganan kerja sama ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga laboratorium kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang peningkatan mutu, penguatan sumber daya manusia, dan kemitraan berbasis mutu laboratorium.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan kuliah tamu yang dibawakan oleh Andre H. Karundeng, S.Pd, Ketua Tim Kerja Mutu, Penguatan, SDM, dan Kemitraan sekaligus Manajer Mutu ISO 17025 dan ISO 15189 BLKM Manado. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya standarisasi mutu laboratorium dalam mendukung riset dan pelayanan kesehatan masyarakat yang profesional dan kredibel.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis bagi FMIPAK Unima dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dalam pengembangan kompetensi dan penelitian di bidang sains dan kesehatan masyarakat.

Facebook
WhatsApp
Telegram
X
LinkedIn
Email